Kamis, 13 Oktober 2011 - 14:56 WIB
Wardana Jabat Wamenlu, Ali Gufron Wakil Menkes
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 2550 kali


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga siang ini (Kamis, 13/10) telah memanggil dua profesional untuk menduduki jabatan penting di pemerintahan. Kedua profesional itu adalah Wardana, mantan Dubes RI di Singapura, yang akan menempati posisi Wakil Menteri Luar Negri (Wamenlu), dan Prof. Dr. Ali Gufron Mukti, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta untuk menjabat sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).

Wardana merupakan calon menteri pertama yang datang ke kediaman Presiden SBY , di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.   “Saya dipanggil Presiden untuk mendapat kepercayaan sebagai Wamenlu,” tutur pria yang sudah berkarir di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) selama 30 tahun ini. 

Menurut Wardana, Presiden berharap agar Kemenlu bisa mengembangkan berbagai kesepakatan perbatasan dengan negara-negara tetangga. Selain itu, Presiden juga berharap agar Kemenlu bisa memberikan perhatian dalam mempromosikan Indonesia di berbagai bidang. 

Mensesneg Sudi Silalahi menjelaskan, Wardana akan menjadi Wakil Menteri Luar Negeri menggantikan Triyono Wibowo yang akan mendapatkan tugas di tempat lain.

Wakil Menkes

Satu Wakil Menteri yang juga dipanggil Presiden SBY di Cikeas, Kamis (13/10) ini, adalah Dekan Fakultas Kedokteran UGM Prof. Dr. Ali Gufron Mukti. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia ini akan menjabat sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).

"Kami diundang untuk diberikan tugas sebagai Wamen Kesehatan. Ini suatu amanah dan kami dengan mengucap bismillah  siap melasanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya," ujar Ali Gufron seusai menghadap Presiden SBY, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Pria kelahiran Blitar ini  mengaku diajak Presiden untuk berdiskusi soal peningkatan pencapaian kinerja Kementerian Kesehatan dalam membangun kesehatan masyarakat."Bagaimana kita bisa meningkatkan kebijakan yang bagus, tentu harus didukung oleh anggaran kesehatan yang akan ditingkatkan," tegasnya.

Seusai memanggil Wardana dan Ali Gufron Mukti, Presiden bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketua Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfi Hasan Ishak, Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Ketua Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali, dan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Pertemuan yang berlangsung di Cikeas ini membicarakan perombakan kabinet (reshuffle) yang dilakukan Presiden SBY terhadap Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.(es)