Selasa, 08 Mei 2012 - 09:21 WIB
Usia Pensiun Pemegang Jabatan Fungsional Pemeriksa Diperpanjang Sampai 60 Tahun
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 2315 kali



Dalam rangka pembinaan profesi, karir, dan peningkatan pengabdian Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menduduki Jabatan Fungsional Pemeriksa, Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang memungkinkan pejabat yang menduduki posisi tersebut memperoleh perpanjangan batas usia pension hingga memasuki usia 60 tahun.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2012 yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal  2 Mei lalu.

Untuk dapat memperoleh perpanjangan batas usia pensiun sampai 60 tahun, menurut Perpres tersebut, PNS yang menduduki Jabatan Fungsional Pemeriksa harus sudah menduduki jabatan dalam Jenjang Madya dan Jenjang Utama.

“Ketentuan lebih lanjut yang diperlukan bagi pelaksanaan Peraturan Presiden ini diatur oleh Kepala Badang Kepegawaian nasional,” bunyi Pasal 2 Pepres Nomor 52 tahun 2012 itu.

Jabatan Fungsional Pemeriksa, yang selanjutnya disingkat JFP, adalah jabatan yang mempunyai lingkup, tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan BPK.

Selain di BPK, di Ditjen Pajak juga terdapat jabatan Jabatan Fungsional Pemeriksa Pajak, Jabtan Fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai, dan Penilai Pajak Bumi dan Bangunan. Selain itu juga ada Jabatan Fungsional Pemeriksa Paten dan Jabatan Fungsional Pemeriksa Merk. (Pusdatin, ES)