Senin, 23 Juli 2012 - 23:58 WIB
Diterima Presiden SBY, Gubernur Zaini Abdullah: Akan Ada Fajar Bersinar di Aceh
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 1041 kali



Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) hasil Pilkada 9 April lalu yang telah dilantik pada 25 Juni lalu, dr. Zaini Abdillah beserta wakilnya Muzakir Manaf diterima secara akrab oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kantor Presiden, Jakarta, Senin (23/7) sore.

Dalam jumpa pers seusai pertemuan, Gubernur NAD dr. Zaini Abdillah mengemukakan, pertemuannya sebagai
Gubernur  NAD dan Muzakir Manaf sebagai Wagub dengan Presiden SBY yang didampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendagri Gamawan Fauzi, Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam berlangsung akrab.

"Saya pikir pertemuan ini sebagai pertemuan yang intim. Merupakan suatu keadaan yang bisa ditafsirkan bahwa akan menjadi suatu cahaya yang akan bersinar di Aceh nantinya," ungkap Zaini Abdillah.

Gubernur baru NAD itu tidak mengelak jika dikatakan pihaknya menghadapi kendala yang terjadi semenjak sebelum atau sesudah terjadinya Pilkada di Aceh.

"Memang telah terjadi insiden di sana sini atau kejadian yang tidak kita inginkan bersama. Tapi alhamdulilllah berkat kerjasama semua pihak ini bisa kita atasi dengan kesuksesan yang luar biasa," kata Zaini Abdillah.

Mengenai pesan Presiden SBY, menurut Zaini Abdillah, Presiden berharap agar perdamaian antara pemerintah dengan GAM yang ditandatangani di Helsinki tahun 2005 bisa terus dipertahankan.

Presiden SBY mengingakan, bahwa perdamaian itu kedua belah pihak harus bertanggung jawab. Perdamaian itu juga ada trust building antara Aceh dengan Pemerintah pusat. Hal ini mengembalikan masa lalu yg menjadi pelajaran tauladan. Kita akan menjadi kuat di masa depan.

"Jadi kita kategorikan bahwa persoalan suatu konflik tidak mungkin tidak bisa diselesaikan. Tapi penyelesaian konflik tidak hanya diselesaikan dengan senjata. Itu tidak bisa. Itu akan mencederai perdamaian. Ini kata-kata beliau (SBY) yang membuat saya tersentuh," ujar Zaini Abdillah.

Dalam kesempatan itu Gubernur NAD Zaini Abdillah menyampaikan buku tentang hal-hal yg menjadi perhatian di Aceh. Ia berharap buku ini dapat diteruskan kepada para menteri

(AM/SA/ES)