Rabu, 08 Agustus 2012 - 12:31 WIB
Perpres No. 68/2012: Setjen Komisi Yudisial Terdiri 5 Biro dan 1 Pusat
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 1185 kali



Sesuai ketentuan Pasal 12 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 27 Juli lalu telah manandatangani Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2012 tentang Sekretariat Jendral (Setjen) Komisi Yudisial (KY).

Dalam Perpres itu disebutkan, bahwa Sekretariat Jendral Komisi Yudisial adalah aparatur pemerintah yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Pimpinan Komisi Yudisial. Setjen Komisi Yudisial dipimpin oleh seorang Sekretaris Jendral (Sesjen).

Adapun tugas Setjen KY adalah menyelenggarakan fungsi: a. Koordinasi dan pembinaan terhadap pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Setjen KY; b. Penyusunan rencana dan program dukungan administratif dan tehnis operasional; c. Pelaksanaan kerjasama, hubungan masyarakat, dan hubungan antarlembaga, serta pengelolaan data dan layanan informasi; dan d. Pembinaan dan pelaksanaan pengawasan, administrasi kepegawaian, keuangan, ketatausahaan, perlengkapan dan kerumahtanggaan di lingkungan KY.

“Setjen Komisi Yudisial terdiri atas paling banyak 5 (lima) biro dan 1 (satu) pusat, masing-masing biro terdiri atas paling banyak 5 (lima) bagian, dan masing-masing bagian terdiri atas paling banyak 3 (tiga) subbagian,” bunyi Pasal 4, Ayat 1, 2 Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2012 itu.

Perpres ini juga memberikan peluang bagi Setjen KY untuk mengangkat pejabat fungsional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sementara jumlah unit organisasi disusun berdasarkan analisis organisasi dan tata kerja.

Eselon dan Pengangkatan

Mengenai eselonisasi pejabat di Setjen KY, Perpres itu menyebutkan bahwa Sekretaris Jendral (Sekjen) adalah pejabat struktural eselon I.a, Kepala Biro dan Kepala Pusat adalah jabatan struktural eselon II.a, Kepala Bagian dan Kepala Bidang adalah jabatan struktural eselon III.a, dan Kepala Subbagian dan Kepala Subbidang adalah jabatan struktural eselon IV.a

“Sekjen diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Komisi Yudisial, pejabat struktural eselin II ke bawah di lingkungan Setjen KY diangkat dan diberhentikan oleh Sekjen KY,” bunyi Pasal 11 Ayat 1,2 Pepres Nomor 68 Tahun 2012 itu.

Rincian lebih lanjut mengenai tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja satuan organisasi di lingkungan Setjen KY ditetapkan oleh Sekjen KY, setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB).(Pusdatin, ES)