Jumat, 23 November 2012 - 09:19 WIB
Tunjangan Jabatan PNS Peneliti Tidak Terikat Keppres 87/1999
Oleh : DESK INFORMASI
- Dibaca: 2196 kali



Terkait dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2012 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Peneliti yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 17 November 2012, sebelumnya juga ada Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Negeri Sipil yang ditandatangan Presiden pada 14 November 2012.

Perpres No. 97/2012 ini hanya terdiri atas 2 Pasal, yaitu Pasal I berisi tentang penyisipan Pasal 8A di antara Pasal 8 dan Pasal 9 Keppres No. 87/1999, dan Pasal II yang berisi tentang berlakunya Perpres No. 97/2012 sejak tanggal diundangkan, yaitu 14 November 2012.

Bunyi Pasal 8A yang ditambahkan di antara Pasal 8 dan Pasal 9 Keppres No. 87/1999 adalah:

  1. Ketentuan besaran tunjangan jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (2) tidak berlaku bagi jabatan fungsional Peneliti;
  2. Ketentuan besaran tunjangan jabatan fungsional Peneliti diatur dengan Peraturan Presiden tersendiri.

Adapun bunyi Pasal 8 pada Keppres Nomor 87/1999 adalah:

(1) Kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan fungsional keahlian atau jabatan fungsional Keterampilan diberikan tunjangan jabatan fungsional.

(2) Besarnya tunjangan jabatan fungsional masing – masing jenjang jabatan fungsional keahlian adalah :

a. Jenjang Utama, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon Ia;

b. Jenjang Madya, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IIa;

c. Jenjang Muda, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IIIa;

d. Jenjang Pertama, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IVa.

(3) Besarnya tunjangan jabatan fungsional untuk masing - masing jenjang jabatan fungsional keterampilan adalah :

a. Jenjang Penyelia, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IIIa;

b. Jenjang Pelaksana Lanjutan, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon IVa;

c. Jenjang Pelaksana, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon Va;

d. Jenjang Pelaksana Pemula, setinggi - tingginya sama dengan tunjangan jabatan struktural eselon Vb.

Dengan keluarnya Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2012, maka tunjangan jabatan PNS Peneliti adalah sebagaimana terlampir dalam Perpres tersebut, yaitu:

  1. Peneliti Pertama besarnya tunjangan Rp 1.100.000,00;
  2. Peneliti Muda besarnya tunjangan Rp 1.750.000,00;
  3. Peneliti Madya besarnya tunjangan Rp 3.000.000,00; dan
  4. Peneliti Utama besarnya tunjangan Rp 5.200.000,00.

Tunjangan jabatan itu diberikan setiap bulan dan berlaku terhitung mulai 1 Agustus 2012. (Pusdatin, ES)