Senin, 18 Februari 2013 - 16:34 WIB
Konflik Sosial Mereda, Presiden Ingatkan Tetap Waspada
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 563 kali



Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan rasa syukurnya karena pada 2 (dua) bulan terakhir, konflik sosial dan kekerasan yang pada tahun lalu sering terjadi di daerah saat ini mengalami penurunan. Namun Presiden mengingatkan, bahwa kondisi ini belum bisa dikatakan aman sepenuhnya, karenanya Presiden meminta jajaran Pemerintah harus terus waspada dan berusaha mencegah terjadinya konflik tersebut.

“Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penanganan Gangguan Kemanan Dalam Negeri telah saya keluarkan. Para gubernur/bupati/walikota dan juga jajaran kepolisian,  TNI di daerah, dan semua telah mengikuti Rapat Kerja Pemerintah agar mereka lebih sinergis dan lebih efektif dalam pencegahan dan penanggulangan kekerasan horisontal dan konflik komunal,” pesan Presiden SBY saat menyampaikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/2) sore.

Kepala Negara mengaku telah  berbicara langsung dengan Gubernur Lampung, Gubernur Sulawesi Tengah urusan Poso dan Palu, dan juga Gubernur Jawa Timur urusan Madura. Berdasarkan laporan para Gubernur itu, diperoleh kesimpulan bahwa semua dalam kendali. Namun demikian, Kepala Negara mengingatkan agar jajaran pemerintah jangan sampai lengah.

 “Saya hanya pesan saja ini kepada para menteri program-program untuk daerah rawan konflik seperti itu apakah program kesra, program perekonomian, jangan sampai tidak terlaksana. Karena itu juga bisa menimbulkan permasalahan baru,” papar SBY.

Bencana

Dalam sidang yang antara lain diikuti oleh para Menteri Koordinator, Para Menteri KIB II, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Jaksa Agung Basri Arief, Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, Ketua KEN Chairul Tanjung, dan anggota  Ketua Otoritas Jasa Keungan (OJK) Muliaman Hadad itu, Presiden SBY juga menyinggung soal sejumlah bencana di tanah air. Presiden mengingatkan kembali perlunya kewaspadaan, kesiagaan dan langkah-langkah pencegahan berkaitan dengan bencana alam.

Menurut Presiden SBY dalam soal bencana ini, Indonesia belum aman. Manado diterjang banjir dan tanah longsor korbannya lebih dari 10 yang tewas. Sementara Bojonegoro dan Jambi juga demikian.

“Tadi saya sudah bicara dengan Gubernur Jawa Timur dan juga Walikota Manado agar semua bisa diatasi dengan baik. Saya tahu BNPB juga telah bekerja, namun demikian kita harus terus waspada dan melakukan tindakan preventif untuk mencegah jatuhnya korban,” ujar Presiden SBY.

Khusus untuk kawasan lumpur Sidoarjo, Presiden SBY juga mengingatkan agar terus diawasi, diamat-amati jangan sampai akibat curah hujan yang tinggi menimbulkan luapan yang baru. (WID/Humas Setkab/ES)