Selasa, 02 April 2013 - 08:55 WIB
Ketua Dewan Riset Nasional Dapat Honor Rp 5 Juta, Anggota Rp 4 Juta
Oleh : DESK INFORMASI
- Dibaca: 1121 kali



Guna mendukung kelancaraan pelaksanaan tugas Dewan Riset Nasional (DRN), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2013 yang ditandatanganinya pada 23 Maret lalu, menetapkan hak keuangan bagi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota Dewan Riset Nasional.

Hak keuangan kepada bagi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota Dewan Riset Nasional. Itu berupa honorarium yang dibayarkan setiap bulan.

Adapun besarnya honorarium adalah:

  1. Ketua sebesar Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah);
  2. Wakil Ketua sebesar Rp 4.500.000,00 (empat juta lima ratus ribu rupiah);
  3. Sekretaris sebesar Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah); dan
  4. Anggota sebesar Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah).

“Ketentuan lebih lanjut yang diperlukan bagi pelaksanaan Peraturan Presiden ini diatur oleh Menteri Keuangan dan/atau Menteri Riset dan Teknologi, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri menurut bidang tugas masing-masing,” bunyi Pasal 3 Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2013 ini.

Adapun ketentuan mengenai pemberian honor terhadap Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota Dewan Riset Nasional berlaku sejak Peraturan Presiden itu diundangkan.

55 Anggota

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2005 Dewan Riset Nasional mempunyai tugas: a. Membantu Menteri Negara Riset dan Teknologi dalam merumuskan arah dan prioritas utama pembangunan Iptek; b. Memberikan berbagai pertimbangan kepada Menteri Negara Riset dan Teknologi dalam penyusunan kebijakan strategis nasional Iptek.

Dewan Riset Nasional saat ini beranggotakan 55 orang, dengan Ketua Prof. Dr. Andrianto Handojo, Wakil Ketua Ir. Betti Alisjahbana, dan Sekretaris Dr. Ir. Iding Chaidir.

(Pusdatin/ES)