Rabu, 12 Juni 2013 - 11:05 WIB
Pemerintah Jamin Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadhan dan Lebaran
Oleh : DESK INFORMASI
- Dibaca: 718 kali



Rapat Koordinasi Pemerintah dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/6) ini, menjamin stabilitas harga dan pasokan tujuh komoditas pangan menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, pada Juli – Agustus mendatang.

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan, dari data yang dipaparkan Kamar Dagang dan Industri, tujuh komoditas pangan strategis harga dan pasokannya stabil, bahkan ada yang harganya turun.

Ketujuh komoditas pangan strategis yang dilaporkan Kadin pasokannya cukup dan harganya stabil, bahkan ada yang turun adalah minyak goreng, daging sapi dan ayam, produk hortikultura, gula pasir, terigu, ikan dan udang serta beras.

Dari rapat koordinasi dan konsultasi tersebut, Hatta menyatakan kesimpulan yang bisa diambil adalah harga dan pasokan komoditas pangan strategis masih bisa dijaga.

“Pemerintah dan dunia usaha akan bersama-sama menjaga stabilitas pangan. Meskipun ada beberapa harga komoditas yang naik seperti cabe dan jengkol, tapi pemerintah menjamin komoditas pangan utama yang strategis tetap stabil dan bisa dijaga," tegas Hatta.

Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, dengan pasokan yang mencukupi dan harga komoditas pangan yang stabil, pemerintah dan dunia usaha bisa menjaga inflasi agar tidak terlalu tinggi.

"Pemerintah dan Kadin akan terus melakukan koordinasi dan konsultasi supaya harga dan pasokan tetap terjaga. Masukan dari Kadin akan dijadikan pertimbangan dan pengambilan kebijakan," kata Hatta.

Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Hatta menjamin distribusi komoditas pangan utama tetap terjaga. Kementerian Perhubungan pun sudah menyatakan tidak akan ada gangguan distribusi menjelang Idul Fitri.

Sementara Badan Urusan Logistik (Bulog), menurut Hatta, juga akan tetap melakukan intervensi untuk mengantisipasi terjadinya spekulasi harga komoditas pangan.

(ANT/ES)