Kamis, 31 Maret 2011 - 15:23 WIB
SIDANG KABINET PARIPURNA, Penjelasan RKP dan Pagu Indikatif Tahun 2012
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 593 kali


Pokok Bahasan:1.Penjelasan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Pagu Indikatif Tahun 2012
  2.Rancangan Peraturan Pemerintah Tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus
Pimpinan Rapat :Presiden RI
Waktu:Kamis, 31 Maret 2011, Pukul 14.00 WIB
Tempat :Kantor Presiden-Jakarta

I. PENGANTAR PRESIDEN 

  1. Indonesia memiliki peluang yang tidak kecil di bidang pembangunan ekonomi dalam 5-10 tahun mendatang. Oleh karena itu, pemerintah harus memiliki arah, konsep, dan strategi yang jelas, termasuk rencana yang realistik.
  2. Setelah pemerintah melakukan suatu rangkaian rapat kerja bersama dengan pihak terkait, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang dihadiri oleh para gubernur, para pimpinan DPRD Provinsi, dan jajaran BUMN, maka dalam waktu dekat pemerintah juga akan mengadakan rapat bersama dengan pihak swasta. Oleh karena itu, masterplan dalam waktu dekat akan dikukuhkan sebagai dokumen strategis yang dapat dijalankan dengan baik.
  3. Presiden telah mendapatkan laporan mengenai padatnya kegiatan tahun 2011 dan 2012 serta rencana kunjungan kepala negara atau kepala pemerintahan. Padatnya kegiatan ini menunjukkan bahwa para world leaders melihat adanya potensi dan kesempatan bagi mereka untuk berkolaborasi dengan Indonesia. Oleh karena itu, kesempatan ini tidak boleh disiasiakan. Meskipun tidak semua dapat dilakukan oleh pemerintah pada masa bakti kabinet ini, tetapi dapat dilanjutkan pada masa bakti kabinet berikutnya, sehingga dalam jangka panjang ekonomi bangsa dapat benar-benar semakin kuat dan terjadi peningkatan kesejahteraan bangsa.
  4. Saat ini, Presiden bertemu dengan para menteri teknis setiap hari untuk berdiskusi mengenai perkembangan program terbaru dan menyelesaikan hambatannya. Ada sejumlah koreksi dan perbaikan setelah dievaluasi. Oleh karena itu, perubahan diperlukan dengan harapan kinerja pemerintah semakin baik.
  5. Kehidupan demokrasi sebuah negara akan dipenuhi dengan perkembangan dan dinamika. Hal ini tidak perlu dicemaskan karena itulah kehidupan politik dan demokrasi. Semuanya biarkan mengalir. Yang terpenting adalah semua pihak dapat menjaga itikad dan memahami kepentingan bangsa serta tidak mengorbankan kepentingan bersama. Namun, para kementerian/lembaga diharapkan tetap memprioritaskan program kerja yang menjadi sasaran kabinet atau pemerintahan.
  6. Akhir bulan Maret 2011, Presiden banyak menjawab pertanyaan dalam bentuk interview, baik dari dalam negeri maupun luar negeri mengenai banyak hal. Hal ini dilakukan agar masyarakat internasional dan masyarakat dalam negeri mendapatkan penjelasan yang lebih utuh dan konkret, sehingga diharapkan rakyat banyak mengetahui mengenai pencapaian kinerja pemerintah, baik yang belum tercapai maupun yang telah tercapai.

(Kedeputian Persidangan Kabinet)