Jika Jadi Gubernur BI, Agus Marto Akan Kendalikan Inflasi dan Jaga Kesehatan Moneter


25 February 2013 oleh DESK INFORMASI

Menteri Keuangan Agus Martowardojo yang dicalonkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Darmin Nasution, yang akan berakhir masa tugasnya pada 23 Mei mendatang, menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan tugas tersebut jika kelak DPR menyetujui pencalonannya.

“Saya akan  kendalikan inflasi, dan terus menjaga kesehatan moneter kita dengan cara harmonisasi kerja dengan fiskal yang baik sehingga terjadi stabilitas sistem keuangan,” kata Agus kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/2).

Agus yang datang ke Istana untuk mengikuti pertemuan konsultasi Presiden SBY dengan pimpinan DPR melanjutkan, ia juga akan mempersiapkan pengalihan fungsi pengawasan bank komersial kepada Otoritas Jasa Keuangan  (OJK), meyakinkan peran dari otoritas moneter Indonesia di forum internasional, serta meyakinkan bahwa sistem pembayaran nasional itu dapat efisien dan efektif, dan juga menjalankan reformasi yang selama ini telah dijalankan di BI.

“Tentu saja penting melakukan koordinasi dengan institusi independen sistem keuangan,” tambah Agus yang merupakan salah satu pendiri OJK itu.

Soal penolakan DPR atas pencalonannya bersama Raden Pardede pada 2008 lalu, Agus Martowardojo mengaku saat itu sudah memberikan yang terbaik. Tetapi mayoritas anggota DPR yang melakukan fit and proper tes menolak dia dan Raden Pardede.

“Kalau sekarang saya mendapatkan kepercayaan dari Presiden untuk mencoba menjadi Gubernur BI, tentu akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” tegas Agus.

Kompeten

Secara terpisah Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, Presiden memilih Agus Marto dengan pertimbangan yang paling logis. “Keputusan pemilihan Agus Marto merupakan kesimpulan yang terbaik saat ini,” kata Hatta di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/2).

Diakui Hatta, pada pemilihan Gubernur BI 2008 lalu, nama Agus Marto sempat diajukan bersama-sama dengan Raden Pardede, namun keduanya ditolak oleh DPR. Saat ini dengan menjadi calon tunggal pengganti Darmin Nasution sebagai Gubernur BI, menurut Hatta, pemerintah yakin Agus Martowardojo kali initidak akan gagal.

Menurut Hatta, Agus Marto memiliki segala kompetensi untuk menjadi Gubernur BI. Pengalaman sebagai bankir membuat Agus Marto mengerti seluk beluk permasalahan sektor perbankan. Pengalamannya semakin lengkap karena ia juga dipercaya menjadi Menteri Keuangan, sehingga lebih  memahami kondisi sektor riil. (WID/ES)