Selasa, 04 Desember 2012 - 13:01 WIB
Pemerintah Masukkan 246 Proyek Baru dalam MP3EI
Oleh : DESK INFORMASI
- Dibaca: 2046 kali


Pemerintah memasukkan 246 proyek baru dalam MP3EI yang akan dibangun pada periode 2011-2023. Penambahan tersebut menjadikan jumlah keseluruhan proyek menjadi 912 proyek dari sebelumnya sejumlah 666 proyek. Perkiraan nilai proyek pun diprediksi makin besar, dari yang sebelumnya Rp. 1.771 triliun menjadi Rp. 2.192 trilun. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lukita Dinarsyah Tuwo di Jakarta, Sabtu (1/12).

Menurut Lukto, penambahan jumlah proyek tersebut dihasilkan setelah pada bulan November pemerintah melakukan validasi terhadap 246 proyek baru senilai Rp. 421 triliun yang diusulkan sejumlah kementerian, lembaga, BUMN, dan pemda.

Lukita tidak merinci proyek baru MP3EI tersebut benar-benar sudah matang dan siap dijalankan, atau baru sekedar keinginan. Namun, Lukita menolak jika Pemerintah hanya dianggap sekedar mendaftar proyek.

“Sampai bulan November, 28 proyek senilai Rp. 75,5 triliun sudah masuk tahap groundbreaking,” ujarnya.

Sementara itu Luky Eko Wuryantoro, Sekretaris Komite Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (KP3EI) meminta instansi tidak hanya menambah daftar, tapi membuat prioritas proyek.

“Cukup 20 proyek yang dianggap strategis, agar bisa menjadi success story bahwa proyek itu benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,’ ujar Luky.

Beberapa proyek baru yang disepakati untuk dimasukkan dalam MP3EI antara lain adalah pembangunan sarana transportasi, seperti Bandar udara, kereta api, jalan, dan pelabuhan di Sumatera (Rp. 1,93 triliun), Jawa (Rp. 16,88 triliun), Kalimantan (Rp. Rp. 24,714 triliun), Sulawesi (Rp. 81,73 triliun), Bali (Rp. 1 triliun), dan Papua –Maluku (Rp. 1,485 triliun).

(Keasdepan Industri, UKM, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan).