Jumat, 13 Juli 2012 - 09:47 WIB
Dukung Pemberantasan Narkoba, Kepala SKPK Aceh Tengah Tes Urin
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 1240 kali



Segenap Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Tengah melakukan tes urin untuk menguji apakah mengandung zat yang terindikasi Narkotika dan obat-obat terlarang. Tes urin tersebut dilakukan di Oproom Setdakab setempat, Kamis (12/7) pagi.

Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Drs. Taufik, MM mengatakan, tes tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah di jajarannya ada yang terindikasi mengkonsumsi narkoba atau tidak, karenanya yang pertama diuji adalah kepala SKPK
"Kepala SKPK merupakan pimpinan unit kerja yang harus mampu memberi teladan bagi para staf, makanya yang pertama di tes urinnya adalah kepala SKPK," ujar Taufik.

Selain memberikan contoh bagi aparatur pemerintah, menurut Taufik, tes yang dilakukan juga memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat, bahwa Pemerintah Daerah mendukung segala upaya untuk mengeliminasi keberadaan peredaran narkoba, khusunya di wilayah Kabupaten Aceh Tengah. "Kami kira, kita harus tetap komit untuk mengatakan tidak terhadap Narkoba, dan hal tersebut harus dimulai dari jajaran pemerintah daerah," tandasnya.

Terkait Tes Urin yang dilakukan, menurut Wakapolres Aceh Tengah Kompol Suyoto merupakan bagian dari kerjasama antara Polres dan Pemda Aceh Tengah, bahkan sebelumnya ia mengatakan pihak polres sendiri telah terlebih dahulu melakukan tes urin di seluruh jajarannya.

Dari tes tersebut diakui Wakapolres ada personil di jajarannya yang terindikasi narkoba, dan kini kasusnya telah dilimpahkan ke Polda Aceh "Anggota polres saja terindikasi narkoba, sehingga tidak menutup kemungkinan ada warga masyarakat juga terindikasi yang sama", katanya.

Untuk mengantisipasi peredaran narkoba, menurut Suyoto harus terus dilakukan sosialisasi berkelanjutan mengenai bahaya dan akibat yang dapat ditimbulkan dari konsumsi narkoba, dengan harapan akan menjangkau pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjauhi narkoba. "Karena itu, selain dihimbau kepada masyarakat, internal aparatur harus bersih dulu", cetusnya.   

Pada kesempatan yang sama, Kabag Humas Pemkab Aceh Tengah, Drs. Windi Darsa, MM mengatakan, Tes urin yang dilakukan untuk menguji kadar Morfin, kokain, ampitamin, dan ganja. Seluruh zat tersebut merupakan bagian dari zat-zat yang pada umumnya terkandung dalam narkoba yang beredar, sehingga dengan dilakukan tes urin, akan diketahui apakah seseorang itu mengkonsumsi narkoba atau tidak.

Berkenaan dengan sampel urin para kepala SKPK, Windi mengatakan, sampai selesai diperiksa oleh para analis, tidak ada urin yang terindikasi mengandung zat-zat narkoba. "Hasil tes urin yang dilakukan telah memberi gambaran, bahwa kepala SKPK Aceh Tengah bersih dari Narkoba", pungkasnya (Humas Pemkab Aceh Tengah/ES)