Minggu, 11 November 2012 - 09:54 WIB
Bandara Ngurah Rai Dikebut Demi KTT APEC 2013
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 3907 kali



PT Angkasa Pura I  menambah modal  sedikitnya Rp300 miliar, sehingga total .dana menjadi Rp2,8 triliun untuk pembangunan infrastruktur fisik Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Tommy Soetomo, mengatakan proyek pengembangan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai akan selesai pada Mei 2013, dengan pengoperasian awal pada awal semester II/2013 atau  sebelum Konferensi Tingkat Tinggi, Asia  Pacific Economic Cooperation (APEC) 2013.

Pembangunan mega proyek pengembangan  Bandara Ngurah Rai  pada November 2012 telah mencapai  35% dari total pembangunan fisik.

PT Jaya Construction Management, sebagai leading dan pengawas proyek, membagi perluasan bandara menjadi empat paket

Paket pertama dengan terdiri dari area parkir sementara, jalan akses permanen, gerbang tol sementara, shelter dan koridor, serta gedung kargo internasional dikerjakan oleh PT Nindya Karya,  87%  selesai dari total pembangunan fisik. 

Paket kedua, dengan nilai kontrak Rp 341,3 Miliar terdiri dari gedung terpadu, gedung parkir, kompleks sekolah, promenade, dan Aerofood Catering Service (ACS). Kompleks sekolah untuk siswa taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama sudah selesai 100 persen. dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan, sudah mencapai 45%.

Paket ketiga nilai kontrak hingga Rp 1,175,2 triliun  adalah inti dari seluruh pengembangan bandara, yaitu pembangunan terminal internasional dan apron/tempat parkir pesawat, dikerjakan oleh konsorsium PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya, sudah mencapai 33%.

Paket keempat, pembangunan gate handling system masih akan dikerjakan dengan menunggu paket I,II dan III . 

Bandara Ngurah Rai akan memiliki 16 garbarata atau jembatan yang berdinding dan beratap yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang dengan 32 tunel/lorong. Saat ini Ngurah rai hanya memiliki lima buang garbarata.

Sejak Juli lalu, gerbang toll ermanen sudah beroperasi, sedang gedung parkir direncanakan siap beroperasi pada akhir tahun yakni Desember 2012. Sementara Gedung Terminal Internasional dan Gedung Promenade akan siap beroperasi pada Mei 2013. Dan pada September 2013, tepatnya pada penyelenggaraan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) pada 2013 mendatang, penumpang internasional menempati terminal baru  139.00 M2 dan penumpang domestik siap menempati bekas gedung terminal internasional 65.800 M2.

Pengembangan Bandara Ngurah Rai ini menggunakan gaya arsitektur kontemporer yang diimbuhi dengan konsep tradisional bangunan Bali, antara lain dengan adanya Bale Kul-Kul, Gayor dan Candi Bentar. Dari segi interior, Bandara Ngurah Rai yang baru akan memiliki 96 counter Check-In, 32 counter Visa on Arrival dan 7 conveyor belt untuk pengambilan bagasi. (WID)