Rabu, 14 Agustus 2013 - 17:22 WIB
AMANAT PRESIDEN PADA PERINGATAN HARI PRAMUKA KE-52 TAHUN 2013
Oleh : DESK INFORMASI
- Dibaca: 2297 kali


Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri            1 Syawal 1434 Hijriah, pada kesempatan yang mem-bahagiakan dan insya Allah penuh berkah ini, saya ingin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada keluarga besar Gerakan Pramuka.

Selaku Kepala Negara dan Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, saya juga  menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-52 Gerakan Pramuka kepada keluarga besar Gerakan Pramuka, pimpinan dan pengurus kwartir, para pelatih dan pembina, serta segenap anggota Gerakan Pramuka di seluruh tanah air dan di kantor-kantor perwakilan luar negeri.

Semoga peringatan Gerakan Pramuka yang khidmat ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan aktivitas Gerakan Pramuka, sebagai organisasi kepanduan dalam membangun tunas-tunas muda yang memiliki watak, kepribadian, karakter,  dan jati diri bangsa yang kukuh.

Hadirin sekalian yang saya muliakan,

Wujudkan Bangsa yang Berkarakter dan Bermartabat melalui Gerakan Pramuka” yang  menjadi  tema besar peringatan Hari Pramuka tahun  ini, saya nilai tepat. Mewujudkan bangsa yang berkarakter dan bermartabat, harus dimulai sejak dini. Gerakan Pramuka dapat menjadi wadah untuk membangun karakter bangsa yang luhur dan mulia.

Sejarah mencatat bangsa kita dapat tegak berdiri lepas dari belenggu penjajahan, karena bangsa kita memiliki karakter pejuang, yang rela mengorbankan jiwa dan raganya bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bangsa kita yang majemuk dan multikultural, dapat semakin rukun dan bersatu, karena kita memiliki karakter dan jati diri bangsa berdasarkan Pancasila serta seloka Bhinneka Tunggal Ika.  

Sejak berabad-abad silam, bangsa kita  dikenal sebagai bangsa yang berbudi luhur, bangsa yang ramah dan toleran. Bangsa yang selalu guyub dan  bergotong-royong. Itulah karakter bangsa kita yang luhur. Karakter yang harus terus kita wariskan  kepada generasi muda bangsa kita saat ini dan  mendatang, agar tumbuh menjadi bangsa yang bermartabat.

 Sebagai bagian dari upaya itu, Gerakan Pramuka terus kita bina dan kita kembangkan melalui Revitalisasi Gerakan Pramuka. Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah berlangsung selama tujuh tahun terakhir, telah menjadikan pendidikan kepramukaan berperan lebih besar dalam mencetak generasi muda yang berkarakter unggul, dan berwawasan kebangsaan yang kuat.

Saudara-saudara,

Di tengah proses pembangunan yang terus bergerak maju, peran generasi muda sebagai subyek sejarah, aktor kritis, dan kreator yang menentukan wajah masa depan bangsa kita, harus terus kita bina. Kemajuan bangsa dan negara kita dalam sepuluh, dua puluh, atau lima puluh tahun yang akan datang, terletak di tangan generasi muda.

Generasi muda saat ini akan menjadi pelaku sejarah yang menentukan kemajuan bangsa kita. Kita ingin pada perayaan 100 tahun kemerdekaan bangsa kita di tahun 2045 mendatang, bangsa kita telah tampil sebagai bangsa yang unggul dan maju.  Adik-adik Pramuka yang ada di hadapan saya saat ini, insya Allah, dapat tampil sebagai penggerak utama kemajuan bangsa. Generasi yang akan mengukir pahatan-pahatan sejarah baru, yang lebih mengesankan dan lebih membanggakan.

Untuk itulah, generasi muda saat ini kita bekali dengan pembinaan karakter dan watak bangsa yang unggul. Karakter dan watak bangsa yang mampu mempertahankan nilai-nilai dan tradisi bangsanya, di tengah terpaan budaya dan nilai-nilai global. Generasi emas yang  mampu  menjadikan nilai-nilai dan tradisi bangsanya sebagai inspirasi, dalam menggemakan gagasan perubahan, baik pada tataran nasional maupun global.

Saudara-saudara,

Revitalisasi Gerakan Pramuka terus kita arahkan pada pemantapan pembinaan karakter bangsa. Revitalitasi Gerakan Pramuka kita arahkan pula untuk memantapkan komitmen generasi muda terhadap empat konsensus dasar bangsa kita, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pemantapan empat konsensus dasar itu, insya Allah dapat memperkokoh idealisme, cita-cita, dan militansi generasi muda untuk menjadi komponen bangsa yang cerdas, unggul, tangguh, penuh daya inovatif, dan tetap bersatu. Komponen bangsa  yang mandiri dan tegar. Dengan empat konsensus dasar itu pula, kita ingin menjadikan generasi muda kita memiliki akhlak pribadi yang luhur dan mulia, memiliki sikap toleran dan humanis, serta siap bersaing di era global.

Hadirin sekalian yang saya muliakan,

Dari apa yang saya kemukakan tadi, saya mengajak kepada segenap anggota Pramuka di seluruh tanah air, agar dengan penuh semangat mengikuti semua kegiatan dan aktivitas kepramuka-an. Banggalah menjadi anggota Pramuka. Bangga-lah menjadi tunas-tunas muda, generasi emas Indonesia. Melalui Gerakan Pramuka, adik-adik dapat memupuk mental kepribadian yang kuat, ulet, pantang menyerah, dan berdisiplin. Kepribadian yang akan menjadikan bangsa kita sejajar dengan  bangsa-bangsa lain yang telah maju. Dan, sebagai-mana yang sering saya ingatkan adik-adik harus rukun dan baik sama teman, memiliki toleransi dan rasa persaudaraan yang tinggi dengan siapapun meskipun berbeda agama, etnis, suku, daerah dan perbedaan lainnya. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, kita harus bisa hidup damai dalam kemajemukan itu.

Kepada segenap jajaran Kwartir Nasional dan Kwartir Daerah di seluruh tanah air, saya berpesan agar melanjutkan pengembangan pendidikan ke-pramukaan di seluruh tanah air. Tingkatan kualitas pelatihan bagi para Pembina. Lanjutkan pula kegiatan penyempurnaan sistem pendidikan ke-pramukaan. 

Perluas implementasi pendidikan kepramukaan yang telah disempurnakan, di seluruh Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang di berbagai pelosok tanah air. Mari kita kembangkan Gerakan Pramuka tidak hanya di Gugus Depan berbasis sekolah, tetapi juga di Gugus Depan yang berbasis wilayah. Mari kita perbanyak Gugus Depan di seluruh elemen masyarakat, dengan tetap mempertahankan prinsip dan metode kepramukaan yang berlaku secara universal.

Mari kita tingkatan kemandirian Gerakan Pramuka, baik pada manajemen pengelolaan pendi-dikan hingga perolehan sumber-sumber keuangan. Pedomani amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Manfaatkan jaringan kerja dan dukungan yang telah ada selama ini, baik di dalam dan di luar negeri.

Kepada para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Kedua, para Gubernur, Bupati, dan  Walikota, saya mengajak saudara semua untuk melanjutkan dukungan pada pemajuan pendidikan kepramukaan di tanah air. Berikan dukungan pada perluasan akses kemandirian bagi pengelolaan Gerakan Pramuka.

Kepada para penerima penghargaan, saya ucapkan selamat dan apresiasi yang tinggi, atas jasa-jasa dan pengabdian saudara dalam mengem-bangkan aktivitas Gerakan Pramuka di seluruh tanah air. Saya berpesan agar saudara dapat terus meningkatkan peran, aktivitas, dan kepeloporan, bagi pengembangan pendidikan kepramukaan di Indonesia.

Demikian, pesan, harapan dan ajakan saya pada kesempatan yang bersejarah ini. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan berkah-Nya kepada kita sekalian.

Satu Pramuka untuk Satu Indonesia.

Dirgahayu 52 Tahun Gerakan Pramuka.

Terimakasih,

 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Pramuka,

 

Cibubur, 14 Agustus 2013

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

 

DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO